Ponpes Tahfidz & Ilmu Teknologi Kekeringan
Ponpes Tahfidz ini terletak di Grajegan Tawangsari
Sukoharjo. Pergeseran dari program KMI (kulliyatul muallimin al islamiyah) ke
program Tahfidz, Bahasa & IT menjadikan pesantren ini lebih berkembang.
Terbukti baru 2,5 tahun sudah memiliki 135 santri dengan 14 hufadzul qur’an.
Mulai tahun kemarin, santri SMP & SMA dipisahkan. Santri SMP menempati
bangunan lama sedangkan santri SMA menempati tempat baru. Tepatnya di dukuh
Nuricik desa Grajegan Tawangsari Sukoharjo.
Tahun ajaran baru ini, susah mandi sudah hal biasa bagi
santri SMA Ponpes Darul Fithrah. Bukan karena malas atau tidak ‘resikan’ tapi
kondisi memang tak memungkinkan. Sebenarnya pesantren memiliki dua sumur bor.
Tapi dua-duanya tak mampu menghasilkan air yang banyak. Saat ini, sumur hanya
mampu mengisi 3 ember kecil per 15 menit. Jadi setelah sumur mengisi 3 ember
harus istirahat 15 menit. Lalu dapat mengisi kurang lebih 3 ember lagi. Begitu
seterusnya.
Bayangkan apabila 85
santri dan 12 ustadz dalam waktu yang bersamaan ingin buang air atau buang
hajat. Airnya?. Untuk wudhu saja harus antri dan ‘ngangsu’ dari sumur sebelah. Masalah
cuci pakaian, santri yang mampu bisa melaundrykan pakaiannya ke luar pesantren.
Santri yang kurang mampu?
Hasungan sabar dan ikhtiar telah dilakukan. Dengan uang
seadanya, pesantren mulai membeli air tanki dari Pegunungan Lawu. 1 tanki
biasanya untuk mencukupi kebutuhan wudhu & BAB selama dua hari. Air beli
ini dikumpulkan di bak buatan dari terpal. Karena tidak kuat & mudah rusak,
akhirnya air tanki dimasukkan ke dalam sumur galian.
Pesantren juga sudah
berusaha mencari tukang bor sumur. Tukang bor pun meminta dana yang lumayan
besar karena area pegunungan. Pengeboran memerlukan Rp45 juta, belum termasuk
bak penampungan dan instalasi air setelahnya.
Untuk itulah, pesantren mengharap bantuan kaum muslimin
untuk peduli terhadap para santri ini. Insyaallah bantuan akan dimanfaatkan
oleh 85 santri yang terdiri dari 9 huffadzul qur’an, 76 calon hafidzul qur’an
dan 12 murobbi. Tahun depan, insyaallah, sumur akan dimanfaatkan lebih banyak
para penghafal qur’an.
Anggaran pemenuhan kebutuhan air sebagai berikut:
|
NO
|
Keterangan
|
Jumlah
|
|
1
|
Pengeboran sumur
|
Rp45.000.000
|
|
2
|
Bak air 8000 liter
|
Rp15.000.000
|
|
3
|
Instalasi air
|
Rp3.000.000
|
|
4
|
Beli air tanki selama 40 hari
|
Rp.5.800.000
|
|
|
Total
|
Rp68.800.000
|
Semoga para muhsinin tergerak hatinya untuk beramal jariyah.
Amin.
Galery foto:
Sumur gali tempat penampungan air tanki

‘Ngangsu’ Air

Proses Pengisian sumur dengan air beli

Sumur pondok kedalaman24 meter, tak mencukupi kebutuhan air

Tidak ada komentar:
Posting Komentar