Jumat, 13 November 2015

PONPES ISLAM DARUL FITHRAH23

Ponpes Tahfidz & Ilmu Teknologi Kekeringan
Ponpes Tahfidz ini terletak di Grajegan Tawangsari Sukoharjo. Pergeseran dari program KMI (kulliyatul muallimin al islamiyah) ke program Tahfidz, Bahasa & IT menjadikan pesantren ini lebih berkembang. Terbukti baru 2,5 tahun sudah memiliki 135 santri dengan 14 hufadzul qur’an. Mulai tahun kemarin, santri SMP & SMA dipisahkan. Santri SMP menempati bangunan lama sedangkan santri SMA menempati tempat baru. Tepatnya di dukuh Nuricik desa Grajegan Tawangsari Sukoharjo.
Tahun ajaran baru ini, susah mandi sudah hal biasa bagi santri SMA Ponpes Darul Fithrah. Bukan karena malas atau tidak ‘resikan’ tapi kondisi memang tak memungkinkan. Sebenarnya pesantren memiliki dua sumur bor. Tapi dua-duanya tak mampu menghasilkan air yang banyak. Saat ini, sumur hanya mampu mengisi 3 ember kecil per 15 menit. Jadi setelah sumur mengisi 3 ember harus istirahat 15 menit. Lalu dapat mengisi kurang lebih 3 ember lagi. Begitu seterusnya.
Bayangkan apabila  85 santri dan 12 ustadz dalam waktu yang bersamaan ingin buang air atau buang hajat. Airnya?. Untuk wudhu saja harus antri dan ‘ngangsu’ dari sumur sebelah. Masalah cuci pakaian, santri yang mampu bisa melaundrykan pakaiannya ke luar pesantren. Santri yang kurang mampu?
Hasungan sabar dan ikhtiar telah dilakukan. Dengan uang seadanya, pesantren mulai membeli air tanki dari Pegunungan Lawu. 1 tanki biasanya untuk mencukupi kebutuhan wudhu & BAB selama dua hari. Air beli ini dikumpulkan di bak buatan dari terpal. Karena tidak kuat & mudah rusak, akhirnya air tanki dimasukkan ke dalam sumur galian.
 Pesantren juga sudah berusaha mencari tukang bor sumur. Tukang bor pun meminta dana yang lumayan besar karena area pegunungan. Pengeboran memerlukan Rp45 juta, belum termasuk bak penampungan dan instalasi air setelahnya.
Untuk itulah, pesantren mengharap bantuan kaum muslimin untuk peduli terhadap para santri ini. Insyaallah bantuan akan dimanfaatkan oleh 85 santri yang terdiri dari 9 huffadzul qur’an, 76 calon hafidzul qur’an dan 12 murobbi. Tahun depan, insyaallah, sumur akan dimanfaatkan lebih banyak para penghafal qur’an.
Anggaran pemenuhan kebutuhan air sebagai berikut:
NO
Keterangan
Jumlah
1
Pengeboran sumur
Rp45.000.000
2
Bak air 8000 liter
Rp15.000.000
3
Instalasi air
Rp3.000.000
4
Beli air tanki selama 40 hari
Rp.5.800.000

Total
Rp68.800.000

Semoga para muhsinin tergerak hatinya untuk beramal jariyah. Amin.

Galery foto:
Sumur gali tempat penampungan air tanki
Description: D:\Ke'DF-an\KePROPOSALan\Kekeringan\20141108_110411.jpg

‘Ngangsu’  Air
Description: D:\Ke'DF-an\KePROPOSALan\Kekeringan\20141108_110939.jpg
Proses Pengisian sumur dengan air beli
Description: I:\WhatsApp\Media\WhatsApp Images\IMG-20141020-WA0039.jpg

Sumur pondok kedalaman24 meter, tak mencukupi kebutuhan air
Description: D:\Ke'DF-an\KePROPOSALan\Kekeringan\IMG-20141109-WA0014.jpg


Tidak ada komentar:

Posting Komentar